Corong Sulteng

Wakil Bupati Sigi Paparkan Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal di Seminar Nasional ILDEX 2026.

78
×

Wakil Bupati Sigi Paparkan Kemandirian Pangan Berbasis Kearifan Lokal di Seminar Nasional ILDEX 2026.

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

TANGERANG — Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi, SE., M.Si., mewakili Bupati Sigi sebagai narasumber dalam Seminar Nasional ILDEX Indonesia 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (17/9/2026). Ia didampingi Staf Ahli Bupati Sigi Bidang Pemerintahan, Kesra dan SDM, Rahmad Iqbal Nurcholish.

Samuel memaparkan materi bertajuk  ” Kemandirian dan Kedaulatan Pangan Daerah Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Sigi ” di hadapan akademisi, pemerintah, pelaku usaha, petani, peternak, dan pemangku kepentingan sektor pangan.

Kegiatan ini diselenggarakan AIPI bersama SASPRI Nasional dengan tema penguatan kapasitas peternak rakyat menuju kemandirian pangan. Hadir pula Menteri PPN/Kepala Bappenas, Ketua AIPI, Anggota Komisi IV DPR RI, serta sejumlah tokoh dan akademisi.

Dalam paparannya, Samuel menyampaikan visi pembangunan Sigi 2025–2029: “Maju, Berkelanjutan Berbasis Pertanian dan Pariwisata”. Sigi seluas 521.818 hektare, terdiri dari 16 kecamatan dan 176 desa, berposisi strategis sebagai penyedia pangan utama Sulawesi Tengah.

Potensi & Capaian Pangan Sigi
– Padi: 142.780 ton gabah / 80.270 ton      beras
– Jagung : 57.880 ton
– Kakao: 17.520 ton
– Populasi ternak : sapi 28.586 ekor, ayam pedaging 2,38 juta ekor, dan lainnya

Pemkab Sigi mengembangkan 4 sektor unggulan: tanaman pangan, peternakan rakyat, perkebunan, dan hortikultura. Pengembangannya didukung 4 strategi: penguatan sarana produksi, pengembangan peternakan rakyat, kolaborasi multipihak, serta diversifikasi komoditas.

Kearifan Lokal & Kolaborasi
Samuel menekankan pentingnya menyatukan kearifan lokal — seperti pola tanam selaras alam, jeda lahan, dan gotong royong — dengan teknologi modern.

Kemandirian pangan dibangun lewat pendekatan hexahelix: pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas petani/peternak, media/LSM, serta lembaga keuangan saling bekerja sama.

Pemkab Sigi berkomitmen mendukung SASPRI melalui fasilitasi kelembagaan, akses lahan, modal, pasar, dan pembinaan.

“ Potensi daerah, kebijakan tepat, kearifan lokal, dan SASPRI adalah kekuatan yang harus disatukan demi pangan Sigi yang mandiri dan berkelanjutan, ” pungkas Samuel.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *