SIGI – CORONG SULTENG.ID, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mendorong optimalisasi penggunaan anggaran daerah agar setiap belanja pemerintah memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Rizal dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sigi dengan agenda penjelasan atas pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Sigi Tahun Anggaran 2026, Senin (7/9/2026).
Dalam penjelasannya, Rizal menyebutkan bahwa selain perubahan pendapatan dan belanja daerah, rancangan perubahan APBD 2026 juga memuat pembiayaan daerah.
Baca juga: Bupati Sigi Sampaikan Penjelasan Raperda Perubahan APBD 2026
Untuk penerimaan pembiayaan, pemerintah daerah merencanakan sebesar Rp24.678.355.518. Jumlah tersebut meningkat 33,76 persen dibandingkan penerimaan pembiayaan sebelum perubahan yang sebesar Rp17.702.387.000.
Sementara itu, untuk pengeluaran pembiayaan dalam rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 tercatat sebesar Rp0.
Baca juga: Pendidikan sebagai Hak Dasar, Berani Cerdas Jadi Ikhtiar Pemprov Sulteng Wujudkan Kuliah Gratis
Rizal mengatakan, belanja daerah harus diarahkan untuk mendukung pencapaian prioritas pembangunan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang berkembang sepanjang tahun anggaran.
Menurutnya, penerapan prinsip money follows program menjadi penting agar setiap alokasi anggaran memiliki keterkaitan dengan target kinerja yang ingin dicapai.
“Dari sisi belanja kita juga harus dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas belanja daerah. Harus digunakan secara efektif, efisien, dan berkualitas serta digunakan untuk program dan kegiatan yang benar-benar produktif,” katanya.
Baca juga: Bupati Sigi Sampaikan Penjelasan Raperda Perubahan APBD 2026
Ia menegaskan, pengelolaan anggaran tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga harus memperhatikan hasil dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Sigi mengajak seluruh anggota DPRD Kabupaten Sigi bersama-sama melakukan optimalisasi anggaran pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
Rizal juga meminta DPRD dan Inspektorat Kabupaten Sigi untuk terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah.
“Saya juga berharap kepada anggota dewan yang terhormat dan Inspektorat Kabupaten Sigi untuk terus mengamati dan mengawasi penggunaan anggaran dengan lebih cermat, tepat, dan benar,” pungkasnya.(**).












